Apa perbedaan antara minyak sawit mentah dan minyak sawit olahan?

Tanggal: 20 November 2024/ Pertanyaan Umum/ Ngobrol daring/ Dukungan teknis

Minyak sawit mentah dan minyak sawit olahan merupakan dua jenis produk minyak sawit yang tahapan pengolahannya berbeda. Keduanya berbeda dalam teknologi pengolahan, warna, bau, dan lain-lain. Berikut ini adalah analisis detail perbedaan antara minyak sawit mentah dan minyak sawit olahan.:

1. Teknologi Pengolahan

(1) Minyak sawit mentah: Minyak sawit mentah merupakan minyak primer yang diperoleh dengan cara pengepresan atau ekstraksi dari buah pohon kelapa sawit, biasanya tanpa pengolahan lebih lanjut. Selain itu, karena teknologi pengolahannya yang sederhana, mengandung lebih banyak kotoran serta mudah teroksidasi dan rusak, sehingga tidak cocok untuk penyimpanan jangka panjang.

(2) Minyak sawit olahan: Minyak sawit olahan melalui serangkaian proses penyulingan minyak sawit yang kompleks, termasuk degumming, deacidification, decolorization, deodorization, dll., untuk menghilangkan kotoran berbahaya dalam minyak sawit mentah agar memenuhi standar kualitas nasional, meningkatkan stabilitasnya, dan kondusif untuk penyimpanan jangka panjang. Penting untuk dicatat bahwa proses penyulingan minyak sawit tidak menghilangkan seluruh pengotor dalam minyak sawit mentah, namun menghilangkan pengotor secara selektif.

proses pemurnian minyak sawit.jpgRangkaian lengkap proses penyulingan minyak sawit

2. Warna

(1) Minyak sawit mentah: Karena minyak sawit mentah yang diproduksi dengan metode pengepresan mengandung lebih banyak kotoran dan pigmen, warnanya biasanya lebih gelap dan mungkin tampak coklat kemerahan.

(2) Minyak sawit olahan: Setelah dilakukan penyulingan minyak sawit, warnanya menjadi lebih jernih, biasanya kuning muda atau hampir tidak berwarna.

3. Bau

(1) Minyak sawit mentah: Minyak sawit mentah biasanya memiliki bau alami yang kuat, yang mungkin mencakup aroma buah, tanah, atau aroma alami lainnya yang terkait dengan bahan mentahnya. Selain itu, karena proses yang tidak dimurnikan, minyak sawit mentah mungkin mengandung beberapa kotoran atau zat yang mudah menguap, yang dapat mempengaruhi karakteristik baunya.

(2) Minyak sawit olahan: Setelah proses pemurnian minyak sawit menghilangkan asam lemak bebas, pigmen alami, bau, dll., minyak sawit olahan memiliki bau yang lebih lembut dan tidak berbau jelas. Perlu disebutkan bahwa langkah penghilangan bau dalam proses penyulingan minyak sawit sangatlah penting, yang membantu menghilangkan bau tidak sedap pada minyak sawit mentah dan menjadikan minyak sawit olahan lebih cocok untuk konsumsi dan pengolahan makanan.

mesin penghilang bau minyak.jpgMesin penghilang bau minyak sawit

4. Area Aplikasi

(1) Minyak sawit mentah: Minyak sawit mentah memiliki kandungan pengotor yang tinggi dan tidak dapat digunakan untuk proses bersuhu tinggi seperti menggoreng dan memanggang, sehingga bidang penerapannya relatif terbatas. Biasa digunakan dalam produksi industri, seperti pembuatan sabun, biodiesel dan produk industri lainnya.

(2) Minyak sawit olahan: Minyak sawit olahan memiliki kemurnian tinggi dan cocok untuk berbagai kebutuhan pengolahan. Ini banyak digunakan dalam produksi industri berbagai produk akhir. Selain itu juga lebih cocok untuk dikonsumsi dan banyak digunakan dalam industri memasak dan pengolahan makanan.

5. Keamanan dan Harga

(1) Minyak sawit mentah: Meskipun minyak sawit mentah tidak dimurnikan dan mungkin mengandung lebih banyak bahan alami, minyak ini mengandung lebih banyak kotoran dan polutan, yang menimbulkan risiko tertentu terhadap kesehatan dan oleh karena itu kurang aman. Selain karena pengolahannya yang sederhana dan biaya yang relatif murah, harganya juga relatif murah.

(2) Minyak sawit olahan: Proses penyulingan minyak sawit dapat menghilangkan kotoran dan racun yang berbahaya bagi tubuh manusia, menjadikan minyak sawit lebih aman, sehingga minyak sawit olahan lebih populer di pasaran, keamanannya meningkat pesat, dan dapat memenuhi persyaratan keamanan pangan yang lebih tinggi. Selain itu, proses penyulingan minyak sawit meningkatkan biaya produksi sehingga harga minyak sawit olahan biasanya lebih tinggi dibandingkan minyak sawit mentah.

mesin penyulingan minyak sawit.jpgGambar mesin penyulingan minyak sawit

Secara umum, perbedaan antara minyak sawit mentah dan minyak sawit olahan terdapat dalam banyak aspek. Minyak sawit mentah disukai karena biayanya yang lebih rendah dan aplikasi industri yang spesifik, sedangkan minyak sawit olahan mendapat tempat di pasar karena kemurniannya yang tinggi dan kesesuaian untuk dikonsumsi. Saat memilih, Anda harus memutuskan jenis minyak sawit yang akan dibeli atau diproduksi berdasarkan kebutuhan penggunaan dan anggaran spesifik Anda. Henan Glory Company telah berkomitmen untuk itu produksi minyak sawit untuk waktu yang lama. Jika Anda ingin memulai bisnis kelapa sawit dan ingin mempelajari lebih lanjut penyulingan minyak sawit pengetahuan, Anda dapat menghubungi kami. Kami memiliki tim insinyur profesional yang akan memberi Anda nasihat profesional.

Tinggalkan pesan

Jika Anda ingin mengetahui informasi lebih lanjut tentang Apa perbedaan antara minyak sawit mentah dan minyak sawit olahan? . Mohon tinggalkan nomor telepon Anda, Kami akan menghubungi Anda secepatnya setelah kami menerima pesan Anda.

Nama Negara E-mail* Telepon* Pertanyaan

Daftar produk