Perbedaan antara pembuatan minyak sawit dan pengepresan biji minyak pada umumnya

Tanggal: 10 Januari 2025/ Pertanyaan Umum/ Ngobrol daring/ Dukungan teknis

Buah sawit dan biji minyak pada umumnya seperti kacang tanah, bunga matahari, kedelai, biji kapas merupakan biji minyak yang berbeda, dan memerlukan proses pengepresan dan mesin yang berbeda. Dalam proses pengepresan minyak sawit dan minyak biasa umumnya memerlukan beberapa tahapan yaitu pretreatment, pengepresan, klarifikasi dan pengeringan. Di bawah ini kami akan membandingkan secara detail perbedaan antara pembuatan minyak sawit dan pengepresan biji minyak pada umumnya.

1. Perbedaan bahan baku

Minyak kelapa sawit

Minyak sawit diekstrak dari buah pohon kelapa sawit (Elaeis guineensis). Bahan bakunya adalah tandan buah segar (TBS), yang mengandung campuran mesocarp (bagian buah yang berdaging) dan kernel (biji bagian dalam yang keras). Mesocarp, yang merupakan bagian terbesar dari buah ini, kaya akan minyak dan merupakan sumber utama ekstraksi minyak sawit. Kernelnya, meski juga mengandung minyak, biasanya diolah secara terpisah untuk mengekstraksi minyak inti sawit (PKO).

Biji minyak umum

Sebaliknya, biji minyak pada umumnya seperti kedelai, bunga matahari, dan kanola pada dasarnya adalah biji atau biji-bijian yang diproses untuk diambil minyaknya. Biji-biji ini biasanya berukuran lebih kecil, dengan proporsi minyak yang lebih tinggi di dalam bijinya dibandingkan dengan buah kelapa sawit. Misalnya, kedelai memiliki kandungan minyak sekitar 18-20%, sedangkan biji bunga matahari memiliki kandungan minyak sekitar 40%, tergantung varietasnya.

2. Perbedaan proses ekstraksi

Ekstraksi minyak sawit

Ekstraksi minyak sawit melibatkan proses multi-langkah, dimulai dengan pemanenan tandan buah segar. Setelah dipanen, buah menjalani sterilisasi (biasanya dengan uap) untuk melepaskan buah dari tandannya dan menonaktifkan enzim yang dapat menurunkan kualitas minyak. Langkah selanjutnya meliputi:

Perontokan: Pemisahan buah-buahan dari tandannya.

Sterilisasi: Perlakuan panas untuk melunakkan buah dan memfasilitasi ekstraksi minyak.

Pengepresan/Pengekstraksian: Buah yang telah lunak diperas secara mekanis atau dilakukan proses ekstraksi pelarut kimia untuk mengekstraksi minyak. Setelah pengepresan diperoleh minyak sawit mentah (CPO) dan dilakukan pemurnian lebih lanjut.

Selain itu, inti sawit dipisahkan dan mengalami proses pengepresan sendiri untuk mengekstrak minyak inti sawit (PKO), yang merupakan produk berbeda dengan sifat dan kegunaan berbeda.

Peralatan ekstraksi minyak sawit.jpgPeralatan ekstraksi minyak sawit

Ekstraksi Biji Minyak Umum

Untuk biji minyak pada umumnya, proses ekstraksi biasanya melibatkan pembersihan, pengondisian, dan kemudian pengepresan biji menggunakan pengepres mekanis atau hidrolik. Dalam banyak kasus, kandungan minyak dalam biji minyak cukup tinggi sehingga dapat diekstraksi secara efisien menggunakan alat pengepres mekanis. Prosesnya biasanya melibatkan

Pembersihan: Menghilangkan kotoran seperti kotoran, batu, dan partikel asing lainnya dari biji.

Pengkondisian: Memanaskan dan mengkondisikan benih untuk mengoptimalkan ekstraksi minyak.

Menekan: Mengekstraksi minyak melalui mesin press ulir atau mesin press hidrolik.

Jika perlu, metode ekstraksi pelarut (seperti heksana) juga dapat digunakan untuk mengekstraksi minyak tambahan dari kue yang diperas. Cara ini umumnya digunakan untuk benih dengan kandungan minyak lebih rendah, seperti kedelai.

Foto peralatan ekstraksi minyak bunga matahari.jpgFoto peralatan ekstraksi minyak bunga matahari

3. Desain peralatan dan mesin

Peralatan yang digunakan untuk ekstraksi minyak sawit dan ekstraksi biji minyak pada umumnya berbeda secara signifikan dalam hal desain, karena perbedaan sifat fisik bahan bakunya. Ekstraksi minyak sawit biasanya memerlukan peralatan yang lebih besar dan kuat yang mampu menangani kadar air yang tinggi dan tandan buah segar yang berukuran lebih besar.

Alat pemeras kelapa sawit: Kami menawarkan serangkaian peralatan yang dirancang khusus untuk ekstraksi minyak sawit, termasuk perontok tandan buah segar, alat sterilisasi, pencerna, mesin press ulir, dan alat klarifikasi minyak sawit. Mesin-mesin ini dibuat untuk menangani kebutuhan khusus buah sawit, seperti kebutuhan sterilisasi dan pemisahan buah dan inti sawit secara efisien.

Pers biji minyak: Untuk minyak sayur pada umumnya, peralatan yang digunakan biasanya lebih kecil dan lebih sederhana. Ini termasuk pembersih benih, kondisioner biji minyak, pengepres minyak, dan terkadang ekstraktor pelarut. Mesin press ulir dan press hidrolik kami dirancang untuk berbagai jenis biji minyak, memastikan hasil minyak terbaik dan kerugian minimal.

4. Hasil dan kualitas minyak

Minyak kelapa sawit

Ekstraksi minyak sawit biasanya menghasilkan jumlah minyak yang lebih tinggi dibandingkan dengan biji minyak lainnya. Hasil minyaknya bisa mencapai 20-25% dari total berat buah. Selain itu, minyak sawit mengandung komposisi asam lemak unik yang memberikan sifat memasak yang diinginkan, termasuk stabilitas oksidatif yang tinggi dan ketahanan terhadap ketengikan.

Biji minyak umum

Meskipun kandungan minyak pada biji minyak secara umum bervariasi, hasil minyaknya tetap sama

secara signifikan lebih rendah dibandingkan dengan minyak sawit. Namun, biji minyak seperti bunga matahari, lobak, dan kedelai menghasilkan minyak yang lebih disukai untuk aplikasi spesifik karena profil nutrisinya, seperti kandungan lemak jenuhnya yang lebih rendah atau kandungan lemak tak jenuhnya yang lebih tinggi.

5. Aplikasi pasar

Minyak kelapa sawit sangat serbaguna dan digunakan di berbagai industri. Selain penggunaannya yang umum dalam memasak dan produk makanan, ia juga memainkan peran penting dalam produksi biodiesel, kosmetik, dan produk perawatan pribadi. Harganya yang rendah dan hasil yang tinggi menjadikannya pilihan yang menarik untuk penggunaan komersial skala besar.

Biji minyak umum terutama digunakan dalam produksi makanan (seperti minyak goreng dan margarin), pakan ternak, dan aplikasi industri. Minyak yang diekstraksi dari biji-bijian seperti bunga matahari, kedelai, dan kanola sering kali dianggap sebagai alternatif yang lebih sehat, terutama karena kandungan lemak tak jenuh gandanya.

Henan Glory memahami perbedaan antara keduanya pembuatan minyak sawit dan mesin press biji minyak umum. Peralatan ekstraksi kami yang canggih dan berefisiensi tinggi dirancang untuk memenuhi kebutuhan spesifik pembuatan minyak. Baik Anda terlibat dalam produksi minyak sawit skala besar atau pemrosesan biji minyak lainnya, rangkaian peralatan kami menjamin hasil minyak yang unggul, kualitas produk yang tinggi, dan efisiensi operasional.

Tinggalkan pesan

Jika Anda ingin mengetahui informasi lebih lanjut tentang Perbedaan antara pembuatan minyak sawit dan pengepresan biji minyak pada umumnya . Mohon tinggalkan nomor telepon Anda, Kami akan menghubungi Anda secepatnya setelah kami menerima pesan Anda.

Nama Negara E-mail* Telepon* Pertanyaan

Daftar produk