Apa saja unit operasi yang terlibat dalam pengolahan minyak sawit?

Tanggal: 26 Februari 2024/ Pertanyaan Umum/ Ngobrol daring/ Dukungan teknis

Minyak sawit, komoditas pokok pertanian global, diekstraksi dari buah pohon kelapa sawit (Elaeis guineensis). Pengolahan minyak sawit melibatkan serangkaian unit operasi yang mengubah tandan buah sawit mentah menjadi minyak sawit olahan yang kita kenal. Unit operasi pengolahan minyak sawit meliputi pemanenan, sterilisasi, perontokan, pencernaan, pengepresan, klarifikasi, pemurnian, dan fraksinasi. Di sini, kami mendalami operasi unit pengolahan minyak sawit.

1. Pemanenan:

Langkah pertama dalam pengolahan minyak sawit adalah pemanenan buah sawit matang dari pohon kelapa sawit. Prosesnya biasanya dilakukan secara manual dengan menebang tandan buah sawit atau secara mekanis menggunakan mesin pemanen untuk menjamin efisiensi pengumpulan buah sawit.

Foto buah sawit dan minyak sawit mentah.jpgFoto buah sawit dan minyak sawit mentah

2. Sterilisasi:

Setelah panen, tandan buah sawit disterilkan untuk mencegah degradasi enzimatik dan kontaminasi mikroba. Uap bertekanan tinggi biasa digunakan untuk sterilisasi guna menjamin kualitas dan keamanan minyak sawit.

3. Perontokan:

Perontokan merupakan proses pemisahan buah sawit dari tandannya. Hal ini dapat dicapai melalui cara mekanis atau tenaga manual untuk mengekstraksi buah secara efisien.

Mesin pengolah minyak sawit skala kecil.jpgMesin pengolah kelapa sawit skala kecil

4. Mencerna dan Menekan:

Buah palem kemudian mengalami proses pencernaan untuk memecah daging buahnya dan mengeluarkan minyaknya. Setelah dicerna, buah sawit diperas untuk diambil minyak mentahnya. Mesin press minyak sawit ulir yang disediakan oleh Henan Glory Company dengan kadar minyak tinggi dan kehilangan rendah.

Mesin press minyak sawit ulir disediakan oleh Henan Glory Company.jpgMesin press minyak sawit ulir disediakan oleh Henan Glory Company

5. Klarifikasi:

Minyak sawit mentah mengalami proses klarifikasi untuk menghilangkan kotoran dan padatan. Mesin sentrifugal atau alat penyaring biasanya digunakan pada langkah ini untuk memastikan kemurnian minyak sawit.

6. Pemurnian:

Penyulingan merupakan unit operasi penting dalam pengolahan minyak sawit yang melibatkan pemrosesan lebih lanjut minyak hasil klarifikasi untuk meningkatkan kualitasnya. Degumming, deacidification, decolorization, dan deodorization merupakan proses pemurnian yang umum digunakan untuk meningkatkan karakteristik minyak sawit.

Unit pemurnian di mesin pengolah minyak sawit.jpgUnit pemurnian di mesin pengolah minyak sawit

7. Fraksinasi:

Fraksinasi adalah unit operasi terakhir dalam pengolahan minyak sawit, dimana berbagai komponen minyak sawit, seperti palm olein dan palm stearin, dipisahkan berdasarkan titik lelehnya. Suhu yang digunakan dalam proses ini perlu ditentukan sesuai dengan lingkungan setempat.

Di atas adalah seluruh unit pengolahan kelapa sawit. Selain itu, produk sampingan yang dihasilkan selama proses tersebut, seperti inti sawit, juga diproses untuk menghasilkan minyak inti sawit, sehingga memberikan nilai tambah bagi industri minyak sawit secara keseluruhan. Henan Glory Company adalah produsen dengan sejarah lebih dari sepuluh tahun yang mengkhususkan diri dalam produksi dan pengolahan minyak sawit dan mesin press minyak inti sawit .Selain itu, kami juga dapat memberi Anda layanan penyesuaian peralatan. Jika Anda membutuhkannya mesin pengolah minyak sawit , selamat datang untuk berkonsultasi dengan kami kapan saja.

Tinggalkan pesan

Jika Anda ingin mengetahui informasi lebih lanjut tentang Apa saja unit operasi yang terlibat dalam pengolahan minyak sawit? . Mohon tinggalkan nomor telepon Anda, Kami akan menghubungi Anda secepatnya setelah kami menerima pesan Anda.

Nama Negara E-mail* Telepon* Pertanyaan

Daftar produk