Bagaimana cara mengolah limbah cair pabrik kelapa sawit mentah (POME)?

Tanggal: 17 Oktober 2016/ Pertanyaan Umum/ Ngobrol daring/ Dukungan teknis
Stasiun pengolahan air baku
Stasiun pengolahan air baku

 
Sebuah pabrik kelapa sawit menghasilkan rata-rata 0,65 ton limbah cair pabrik kelapa sawit mentah (POME) dari setiap ton TBS yang diolah. POME merupakan penyebab utama pencemaran lingkungan karena tingkat keasamannya yang tinggi, kebutuhan oksigen biologis (BOD) yang tinggi, dan kebutuhan oksigen kimiawi (COD) yang tinggi. Secara konvensional, pencernaan anaerobik dalam sistem kolam atau pengolahan aerobik mampu menurunkan kadar BOD hingga di bawah 100 mg L-1. Digester tangki baja terbuka digunakan untuk memanfaatkan biogas untuk konsumsi listrik. Di Malaysia, wilayah tertentu mempunyai persyaratan yang lebih ketat (BOD kurang dari 20 mg L-1. Sistem tersier telah dikembangkan sebagai sistem baru untuk menyediakan pengolahan limbah dengan cara yang lebih berkelanjutan, serta mencapai standar yang disyaratkan oleh badan pengawas. Sistem ini mencakup reaktor batch pengurutan biologis, sistem biofiltrasi, sistem dengan laju aerasi tinggi, pabrik lumpur aktif dengan reaktor aerobik, pabrik pemoles aliran bio, serta bioreaktor membran. Semakin banyak perkebunan kelapa sawit yang berinvestasi pada teknologi ini untuk memanen biogas untuk bahan bakar, dan menggunakan kembali bahan biomassa lainnya untuk pupuk, bahan bio-komposit, dll.

Tinggalkan pesan

Jika Anda ingin mengetahui informasi lebih lanjut tentang Bagaimana cara mengolah limbah cair pabrik kelapa sawit mentah (POME)? . Mohon tinggalkan nomor telepon Anda, Kami akan menghubungi Anda secepatnya setelah kami menerima pesan Anda.

Nama Negara E-mail* Telepon* Pertanyaan

Daftar produk