Bagaimana cara memanfaatkan serat hasil pengepresan sawit dalam proses produksi minyak sawit?

Tanggal: 10 Oktober 2022/ Berita industri/ Ngobrol daring Tinggalkan pesan

Serat hasil pengepresan sawit juga dikenal sebagai serat residu kaya minyak atau serat mesokarp. Ini merupakan kombinasi serat mesocarp sawit, sekam kernel, biji pecah dan keripik. Ini adalah salah satu produk sampingan serat utama yang diperoleh setelah ekstraksi minyak sawit dari buah kelapa sawit dengan pengepresan ulir. Serat sawit umumnya digunakan sebagai sumber bahan bakar pembakaran boiler di pabrik minyak. Selain itu, studi penelitian menunjukkan bahwa serat kelapa sawit dapat diolah dengan metode bernilai tambah seperti substrat budidaya jamur, media pembibitan yang tidak dinodai, pembuatan kascing dan potensi untuk beternak.

serat yang dipres dengan telapak tanganProduk sampingan dari proses produksi minyak sawit

Berikut adalah pengenalan singkat masing-masing penggunaan serat hasil pengepresan kelapa sawit yang dihasilkan dalam proses produksi minyak kelapa sawit:

Pertama, serat sawit sebagai bahan bakar biomassa

Serat mesocarp sawit membentuk 10-15% tandan buah segar. Serat adalah bahan yang besar dan sangat bervariasi dengan sedikit sisa minyak. Akibatnya, ijuk sawit seringkali dibakar bersama dengan sekam inti sawit sebagai bahan bakar untuk menyediakan energi bagi pabrik kelapa sawit.

Kedua, ijuk sebagai substrat budidaya jamur

Biodegradasi ijuk oleh berbagai jenis jamur dapat digunakan sebagai substrat budidaya jamur. Telah dilaporkan bahwa persentase tertentu dari substrat ijuk dan abu ijuk, jika dikonsentrasikan dengan benar, ijuk dapat berfungsi sebagai substrat yang sangat baik untuk pertumbuhan jamur.

Ketiga, ijuk sebagai media tanam tak dinodai

Melalui penelitian ditemukan bahwa substrat setelah budidaya jamur dapat digunakan sebagai media pertumbuhan yang tidak dinodai. Studi pertumbuhan bibit kelapa sawit dan bibit pisang dalam medium menunjukkan bahwa penambahan sumber hara tambahan seperti kompos atau kotoran ayam pada serat mesokarp yang dipres dapat menjadi media pertumbuhan bibit yang lebih baik dalam hal serapan hara, pertumbuhan tanaman, perlindungan patogen, bobot lebih ringan, pengendalian gulma dan banyak lagi.

Keempat, mengekstraksi minyak ijuk hasil perasan sawit

Serat mesokarp sebagai komponen ijuk mengandung 5 – 6 persen sisa minyak yang kaya akan karotenoid, vitamin E, sterol dan koenzim Q10. Dalam satu aspek, minyak ini dapat diekstraksi sebagai minyak serat mentah dari kelapa sawit untuk digunakan dalam produk non-makanan. Sebaliknya, minyak serat mentah yang diperas dari kelapa sawit dapat disuling menjadi minyak serat berkualitas lebih tinggi dengan menghilangkan komponen-komponen yang tidak diinginkan seperti gusi, lilin, logam sisa, dan asam lemak bebas. Nilai lipid dari minyak serat hasil pengepresan sawit dilaporkan sebesar 15% hingga 20% digliserida, digunakan sebagai minyak nabati di beberapa negara, dan 47% hingga 70% trigliserida dan sejumlah kecil asam laurat, yang digunakan sebagai pengawet yang mencegah pembusukan makanan.

Kelima, ijuk untuk pakan ternak

Di satu sisi, serat hasil pengepresan kelapa sawit mengandung 5 - 6 persen sisa minyak dalam bentuk kering, yang dapat diekstraksi sebagai minyak serat pengepresan kelapa sawit mentah untuk formulasi pakan ternak. Di sisi lain, karena kandungan serat dan ligninnya yang tinggi, serat sawit perlu ditingkatkan nilai gizi dan daya cernanya untuk mewujudkan potensinya sebagai bahan baku pakan alternatif. Telah ditemukan bahwa penggunaan hingga 15% dan 30% serat segar, yang telah diolah dengan alkali, dan yang difermentasi dapat digunakan untuk menentukan nilai umpan dari serat yang diperas. Oleh karena itu, peternak yang beroperasi di dekat pabrik kelapa sawit dapat mengurangi biaya pakan dengan menggunakan perlakuan ini secara terpisah untuk memberi makan kelinci dan ruminansia.

Keenam, pembuatan kascing dari ijuk yang dipres

Vermicomposting dari ijuk sawit memanfaatkan cacing tanah untuk mempercepat waktu pembusukan sekaligus menghasilkan pupuk berkualitas tinggi dengan toksisitas rendah, kandungan nitrogen tinggi, dan nilai pupuk tinggi. Pada saat yang sama, penambahan kotoran sapi dan potongan rumput ke dalam air limbah pabrik kelapa sawit serta serat hasil pengepresan kelapa sawit membantu menstabilkan kompos dan mempercepat proses pembuatan kascing. Vermicomposting limbah pabrik kelapa sawit mengubah limbah menjadi nutrisi tanaman dan pupuk organik yang berguna.

Kesimpulan

Serat sawit merupakan hasil samping pengolahan tandan buah sawit. Dari sudut pandang ini, produk sampingan dari proses produksi kelapa sawit seperti serat hasil pengepresan kelapa sawit diolah menjadi substrat yang juga dapat digunakan untuk budidaya jamur, media pertumbuhan untuk bibit kultur jaringan, dan sebagai bahan mentah untuk produksi berbagai produk industri dan biokimia, dll. Pendekatan yang bernilai tambah ini dapat berfungsi sebagai jalur pembuangan limbah sekaligus menghasilkan pendapatan baru bagi operator.

Henan Glory Company telah mengkhususkan diri dalam perancangan dan manufaktur peralatan ekstraksi minyak sawit selama 11 tahun. Jika Anda ingin terlibat dalam industri produksi minyak sawit dan mempelajari informasi lebih lanjut tentang penggunaan produk sampingan, jangan ragu untuk menghubungi kami.

Tinggalkan pesan

Jika Anda ingin mengetahui informasi lebih lanjut tentang Bagaimana cara memanfaatkan serat hasil pengepresan sawit dalam proses produksi minyak sawit? . Mohon tinggalkan nomor telepon Anda, Kami akan menghubungi Anda secepatnya setelah kami menerima pesan Anda.

Nama Negara E-mail* Telepon* Pertanyaan