Penelitian tentang manfaat minyak sawit merah

Tanggal: 20 Februari 2016/ Berita industri/ Ngobrol daring Tinggalkan pesan
Penelitian tentang manfaat minyak sawit merah
Minyak sawit merah dimulai sekitar satu dekade yang lalu pada awal tahun 2000an, yang tampaknya merupakan sebuah pencarian independen. Para peneliti dari Monash University (Australia) dan University of Uyoin (Nigeria) mulai menganalisis komponen-komponen utama yang membuat minyak sawit begitu unik dan keduanya menghasilkan kesimpulan yang sangat mirip.:
Minyak sawit merah adalah salah satu dari sedikit buah berlemak yang ada, kemungkinan besar menduduki tempat penting dalam makanan manusia dan merupakan minyak nabati kedua yang paling banyak dikonsumsi di dunia. Minyak ini berbeda dengan minyak nabati dan hewani lainnya dalam komposisi asam lemaknya (50% jenuh, 40% tak jenuh, dan 10% tak jenuh ganda) karena TIDAK memicu aterosklerosis atau trombosis arteri.
Jika minyak kelapa mengandung sekitar 90% MCFA (lemak yang mudah dibakar tubuh untuk dijadikan energi), minyak kelapa sawit hanya mengandung sekitar 50% MCFA.


minyak sawit merah
minyak sawit merah
Namun selain MCFA, minyak sawit juga kaya akan fitonutrien berikut ini:
1.Karotenoid (alfa-, beta-, dan gamma-karoten)
2.Sterol (sitosterol, stigmasterol dan campesterol)
3.Vitamin E (tokoferol dan tokotrienol)
4. Antioksidan kuat yang larut dalam air, asam fenolik dan flavonoid

Tinggalkan pesan

Jika Anda ingin mengetahui informasi lebih lanjut tentang Penelitian tentang manfaat minyak sawit merah . Mohon tinggalkan nomor telepon Anda, Kami akan menghubungi Anda secepatnya setelah kami menerima pesan Anda.

Nama Negara E-mail* Telepon* Pertanyaan